Wednesday, February 10, 2021

laporan KKN kuliah kerja nyata KUKERTA

 


LAPORAN INDIVIDU

 

KULIAH KERJA NYATA

(KUKERTA)

 

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AN-NADWAH KUALA TUNGKAL

ANGKATAN XX TAHUN AKADEMIK 2018/2019

 

LOKASI

DESA JATI EMAS KECAMATAN BRAM ITAM

KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

TANGGAL 14 JANUARI 2019 S/D 14 MARET 2019

                                                                                            

O

L

E

H

 

                                                   

ABD. KHAIR

15.23.060

 

 

 

YAYASAN PENDIDIKAN DAN AMAL SOSIAL AN-NADWAH

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AN-NADWAH

KUALA TUNGKAL


BAB I

PENDAHULUAN

 

A.  LATAR BELAKANG

 

Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) adalah suatu bentuk kegiatan mahasiswa yang merupakan cara interaksi mahasiswa dengan masyarakat dan lingkungan sekitarnya, lahir dari animo mahasiwa yang merasa perlu ikut serta dalam proses pembangunan. Kukerta muncul dari kesadaran bahwa mahasiswa sebagai calon sarjana merupakan salah satu motor penggerak dalam pembangunan nasional.

Kegiatan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nadwah Kuala Tungkal merupakan kegiatan instrakulikuler dilaksanakan dengan menempatkan mahasiswa di Desa selama 2 (dua) bulan berdasarkan Surat Keputusan Ketua STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Nomor 19 Tahun 2016 tertanggal 25 November 2016.

Kuliah Kerja Nyata ini merupakan bagian integral yang harus dilalui mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nadwah Kuala Tungkal yang termasuk bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian. Kukerta menjadi ajang untuk meningkatkan berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan, dimana kelak mahasiswa diharapkan menjadi pemimpin yang berkualitas, berguan bagi masyarakat, negara, nusa dan bangsa. Mahasiswa diharapkan menjadi pemimpin yang berakhlak punya dedikasi, jujur, dan amanah demi terwujudnya masyarakat aman sejahtera.

1


 


B.  MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud diadakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah untuk membantu masyarakat pedesaan memecahkan persoalan, masalah pembangunan desa dan juga merupakan salah satu wadah untuk melatih mahasiswa sebagai calon sarjana agar dapat bekerja secara interdisipliner, mampu menangani masalah, mempunyai kemampuan sosialisasi dan dapat survive dengan berbagai kondisi dan keanekaragaman masyarakat.

Dengan demikian melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa diharapkan mampu untuk menemukan, mengindentifikasikan, merumuskan, dan mencari solusi yang tepat dalam rangka penyelesaian masalah dalam suatu kondisi tertentu dengan lingkungan tertentu. Secara umum Kuliah Kerja Nyata (KKN) mempunyai empat tujuan :

1.      Mahasiswa memperoleh pengalaman melalui keterlibatannya di dalam masyarakat pada proses pembangunan.

2.      Mahasiswa mampu menerapkan ilmu ke kehidupan yang nyata.

3.      Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, masyarakat daerah yang lebih maju dengan masyarakat pedesaan.

4.      Mempersiapkan dan mencetak kader-kader baru pembangunan yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan.

C.  DASAR

Dasar pelaksanaan Kuliak Kerja Nyata Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nadwah Kuala Tungkal Angkatan XXII Tahun Akademik 2018/2019 :

1.      Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2.      Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1987 tentang Pendidikan Tinggi;

3.      Peraturan Menteri Agama RI Nomor 44 Tahun 1988 tentang Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta;

4.      Kemenag RI Nomor 44 Tahun 1988 tentang Persyaratan Terdaftar, diskusi dan disamakan Program Strata Satu (S.1) Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta;

5.      Kalender Akademik STAI An-Nadwah Kuala Tungkal TA. 2018/2019.

6.      Surat Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nadwah Kuala Tungkal No. 19 Tahun 2016 tanggal; 25 Nopember 2016.

D.    TUJUAN KUKERTA

Berdasarkan buku pedoman pelaksanaan KUKERTA STAI An – Nadwah Kuala Tungkal Angkatan XXII Tahun Akademik 2018/2019 Tujuan Kukerta ini ada 2 (Dua)  yaitu:

a.       Tujuan Umum

-          Menuntut Sarjana Muslin yang berakhlak mulia, berilmu dan cakap serta mempunyai kesadaran bertanggungjawab atas kesejahteraan ummat serta masa depan bangsa dan Negara RI yang berdasarkan Pnacasila dan UUD 1945.

-          Agar Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nadwah Kuala Tungkal menghasilkan sarjana-sarjana penerus pembangunan yang lebih menghayati permasalahan yang diahdapi oleh pembangunan.

-          Untuk lebih mendekatkan Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nadwah Kuala Tungkal kepada masyarakat dan lebih menyesuaikan pendidikan tinggi kepada tuntutan pembangunan.

b.      Tujuan Khusus

-          Mengembangkan pemikiran serta penalaran mahasiswa dalam rangka usaha menelaah memecahkan problematika dalam masyarakat serta lintas sektoral.

-          Membantu pemerintah dalam memepercepat proses pembangunan dan mempersiapkan kader pembangunan di pedesaan terutama menghadapi era revormasi.

-          Meletakkan agama sebagai penggerak dan pendorong kegiatan masyarakat, sehingga pembangunan merupakan amal ibadah.

E.     TUJUAN PEMBUATAN LAPORAN KUKERTA

Tujuan pembuatan laporan ini adalah sebagai penyampaian hasil program kerja Mahasiswa KUKERTA yang  telah terlaksana dan tercapai di daerah penepatan (Lokasi)  Pelaksanaan KUKERTA angkaran XXII di Desa Jati Emas Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Terhitung dari tanggal 14 Januari 2019 s/d  09 Maret 2019 serta sejauhmana kiprah dan peran serta Mahasiswa KUKERTA dalam Menunjang Program Pembangunan di Desa Jati Emas.

Selain itu untuk memperlihat permasalahan apa saja yang dihadapi dalam pelaksanaan perogram pembangunan pemerintah. Baik yang bersifat Fisik maupun Non Fisik, Sehingga laporan KUKERTA ini dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah dan bagi STAI AN-NADWAH Kuala Tungkal sendiri dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap permasalahan pembangunan pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

F.     URAIAN RINGKAS PERSIPAN KUKERTA SAMPAI DENGAN KEMBALI, DARI LAPANGAN (LAPORAN AKHIR)

Sebelum Mahasiswa KUKERTA diturunkan dilapangan terlebih dahulu diberikan pembinaan dan persiapandengan berbagai disiplin dan keterampilan praktis untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan permasalahan yang dihadapi dan ditempuh selama dilapangan/dilokasi,maka diadakan pendidikan dan pelatihan (DIKLAT) selama 2 hari dari tanggal 05 s/d 06 januari STAI An-nadwahkuala Tungkal.

Dalam mengikuti DIKLAT tersebut para peserta diberikan dan dilatih sebagai disiplin ilmuyang menyangkut masalah kehidupan masyarakat, khususnya di Desa yang akan dibina, permasalahan ataupun tuntutan yang akan dihadapi Mahasiswa antara lain.

1)      Metode Pendekatan Sosial Kemasyarakatan

2)      Pendidikan di Perdesaan dalam Mensukseskan Perogram Wajib Belajar 9 tahun

3)      Peran Mahasiswa sebagai motovator, Dinamisator dan Problem Solver

4)      Enterpreneurship

5)      Ibadah Praktis dan Dakwah peda Masyarakat perdesaan

6)      Sistem Pemerintahan Desa

7)      Aqidah yang baik Merupakan Gudang Akhlakul Karimah

8)      Penyusunan Program dan Pelaporan Kukerta

9)      Evaluasi kegiatan dll.

Setelah mahasiswa KURTA berada dilokasi Desa Jati Emas langsung dilanjutkan dengan kegiatan langkah awal dengan melaksanakan penjajakan dan observasi serta wawan cara dengan  Dosen, Pimpinan Desa, Kepala Dusun, RT dan Tokoh Masyarakatdan lain-lain, sehinga mendapatkan data dan permasalahan, masuk-masukan yang berguna untuk membuat program kerja yang akan dilaksanakan dan di kerjakan selama masa pelaksanan KUKERTA.

     

 


 

BAB II

GAMBARAN UMUM DESA JATI EMAS

KECAMATAN BRAM ITAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

 

A.  KEADAAN DESA

1.    Profil Desa

a.    Nama Desa                           : Jati Emas

b.    Alamat                                  : Jalan Lintas , Kecamatan Betara

-          Desa                                  : Jati Emas

-          Kecamatan                        : Bram Itam

-          Kabupaten                         : Tanjung Jabung Barat

-          Provinsi                             : Jambi

c.       Luas Wilayah                          : ± 1.225 Ha

d.      Jumlah Dusun                         : 4

e.       Jumlah RT                               : 9

f.       Jumlah KK                              :324

g.      Jumlah Penduduk                   : 1.056 Jiwa

h.      Mayoritas Suku                       : Jawa

i.        Mayoritas Agama                    : Islam

j.        Kondisi Topografi                   : Perkebunan dan peternakan

k.      Kondisi Sungai/Parit               : Pasang Surut

 

 

7

 


B.  SEJARAH DESA

Desa Jati Emas adalah Desa Pemekaran dari Desa Bram Itam Kanan sesuai dengan peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Nomor 18 Tahun 2011. secara tertulis sejarah lahirnya Desa Jati Emas  tidak terlepas dari sejarah berdirinya Desa Bram Itam Kanan Kecamatan Bram Itam.

Nama Jati Emas diusulkan oleh tetua Desa dalam Musyawarah Mufakat tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan dan tokoh pemuda yang pada akhirnya disepakati Desa Pemekaran ini dinamakan Desa Jati Emas .

Secara filosofi kata Jati di ambil dari nama kayu Jati yang selama ini dijadikan sebagai bahan baku ukuran yang cantik dan menawan serta mempunyai daya tahan yang lama. Sedangkan kata Emas di ambil dari nama logam mulia Emas yang mempunyai nilai jual tinggi dan sebagai perhiasan orang . jadi nama JATI EMAS mempunyai makna Desa yang cantik dan menawan dan mempunyai nilai tinggi.

C.  Letak Geografis

Secara Geografis Desa Jati Emas Terletak di bagian sebelah Barat kabupaten Tanjung Jabung Barat, dengan batas wilayah sebagai berikut :

a.       Sebelah Timur dengan              : Desa Bram Itam Kanan Kec. Bram Itam

b.      Sebelah  Utara dengan              : Desa Mekar Tanjung Kec. Bram Itam

c.       Sebelah Selatan dengan            : Desa Bram Itam Kanan Kec. Bram Itam

d.      Sebelah Barat dengan               : Desa Parit Pudin dan Desa Karya Maju

Luas Wilayah Desa Jati Emas adalah ± 1.225 Ha yang terdiri dari :

a)      Tanah Pemukiman                         : 144                Ha

b)      Tanah Persawahan                        : 0                    Ha

c)      Tanah Perkebunan                         : 1.225             Ha

1.      Kelapa Dalam                   : 550                Ha

2.      Pinang                               : 300                Ha

3.      Kopi                                  : 90                  Ha

4.      Kelapa Sawit                     : 260                Ha

5.      Karet                                 : 2                    Ha

d)     Tanah Pekarangan                         : 0,50               Ha

e)      Tanah Taman                                 : 0,50               Ha

f)       Tanah Perkantoran                        : 2                    Ha

g)      Tanah Prasarana Umum    : 5                    Ha

h)      Tanah Kuburan                             : 2                    Ha

                                      Keadaan Topografi Desa Jati Emas secara umum merupakan daerah yang dialiri sungai Bram Itam. Yang beriklim mayoritas sama dengan desa – desa lain Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang beriklim Kemarau, Panca Roba, dan Penghujan. Hal tersebut berpengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Jati Emas.

1.    Orbitas/Jarak Antar Ibu Kota

Jarak(KM)

Desa Jati Emas

Ibu Kota Kec.

Ibu Kota Kab.

Ibu Kota Prov.

Desa Jati Emas

0

10

27

140

Ibu Kota Kec.

10

0

 

 

Ibu Kota Kab.

27

 

0

 

Ibu Kota Prov.

140

 

 

0

 

2.    Prasarana Umum Yang Ada

Jenis Prasarana

Volume

Kondisi

Jalan Kabupaten

5.000 Meter

Sedang

Jalan Desa

10.000 Meter

Rusak

Jalan Lingkungan/Rabat Beton

1000 Meter

Baik

Jalan Produksi/Tanah

500 Meter

Rusak

Gedung TK/ PAUD

1 Unit

Baik

Gedung SD/ MI

2 Unit

Sedang

Gedung SMP/ SLTP

1 Unit

Sedang

Gedung SMA /SLTA

-

-

Perguruan Tinggi

-

-

Pustu

1 Unit

Baik

Poskesdes

1 Unit

Baik

Sumur Bor

10 Unit

Sedang

Balai Desa/Kantor Desa

1 Unit

Baik

Balai Kebun Bibit

1 Unit

Baik

Masjid

4 Unit

Sedang

Musholla/Surau

2 Unit

Sedang

 

3.    Aset Desa/Kekayaan Desa

Jenis Aset

Volume

Kondisi

Tanah Perkarangan Masjid

 4 Hectar

Digunakan

Tanah Lokasi Perkantoran

1  Hectar

Dimanfaatkan

Tanah Lokasi TPU

2  Hectar

Dimanfaatkan

Tanah Tanah Kosong

 Hectar

Kosong

 

D.    Demografi

a.       Kependudukan

Jumlah penduduk yang besar biasa menjadi modal dasar pembangunan sekaligus bisa menjadi beban pembangunan, jumlah penduduk desa Jati Emas  adalah 1,056  Jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga 324 KK. Agar dapat menjadi dasar pembangunan maka jumlah penduduk yang besar harus disertai kualitas SDM yang tinggi. Penanganan kependudukan sangat penting sehingga potensi yang dimiliki mampu menjadi pendorong dalam pembangunan, khususnya pembanguna Desa Jati Emas. Berkaitan dengan kependudukan, aspek yang penting antara lain perkembangan jumlah penduduk, kepadatan dan persebaran serta strukturnya.

Laki-Laki

Perempuan

Jumlah Total

539  Jiwa

517  Jiwa

1,056 Jiwa

 

b.  Pertumbuhan Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk Desa Jati Emas cenderung meningkat  dengan  tingkat kelahiran yang cukup meningkat  dari tingkat  kematian serta penduduk yang masuk  dan  penduduk yang keluar.

Tabel : Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk

Desa Jati Emas Tahun 2017-2018

No

Dusun

Jumlah Penduduk (Jiwa)

2017

2018

1

Pinang Emas

350

361

2

Jati Mulyo

223

209

3

Jati Luhur

204

206

4

Teladan

269

280

Jumlah

1,046

1.056

Sumber : Data Laporan Bulanan Desa Jati Emas

a.       Kepadatan dan Persebaran Penduduk

Persebaran penduduk di Desa Jati Emas relatif merata, secara absolut jumlah penduduk pada tiap-tiap Dusun terlihat relatif berimbang, namun karena luas wilayah masing-masing Dusun berbeda maka tingkat kepadatan penduduknya terlihat beda pada tahun 2018.

Tabel : Jumlah Kepadatan dan Persebaran Penduduk

Desa Jati Emas Tahun 2018

No

Dusun

Luas

(Km2)

Jumlah Penduduk (Orang)

Kepadatan (Orang/ Km2)

Persebaran %

1

Pinang Emas

 

361

 

 

2

Jati Mulyo

 

209

 

 

3

Jati Luhur

 

206

 

 

4

Teladan

 

208

 

 

Jumlah

 

1,056

 

 

     

b.      Struktur  Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin

Berdasarkan struktur umur, penduduk Desa Jati Emas tergolong penduduk usia muda. Indikasi ini tergambar dari rasio penduduk usia kelompok  umur 15 – 56 tahun merupakan yang terbanyak jumlahnya masing-masing  584 jiwa. Rasio jenis kelamin penduduk Desa Jati Emas menunjukkan bahwa penduduk perempuan relatif lebih sedikit dibandingkan laki-laki.

Tabel Struktur Penduduk Menurut Kelompok Umur pada setiap Rukun Tetangga   

di Desa Jati Emas tahun 2018

NO

INDIKATOR

RUKUN TETANGGA

JUMLAH

01.

02.

03.

04.

05.

06.

07.

08.

09.

Tahun 1

Tahun 2

1.

0 - 12 Bulan

5

3

3

4

6

5

2

5

3

 

 

2.

1 - 5  Tahun

11

5

7

5

6

4

8

14

9

 

 

3.

5  - 7 Tahun

1

5

1

4

4

4

5

4

7

 

 

4.

7 - 15 Tahun

25

21

10

26

18

12

20

18

8

 

 

5.

15 - 56 Tahun

80

83

42

73

68

50

65

58

65

 

 

6.

56 -75 Tahun

15

20

9

20

15

8

25

15

25

 

 

7.

Di atas 75 Tahun

1

5

2

3

4

2

1

1

3

 

 

JUMLAH

138

142

74

135

121

85

126

115

120

1.056

 

 

Sumber Data : Laporan Bulanan Desa

 

 

E.     Keadaan Sosial

a.         Sumber Daya Manusia

Sasaran akhir dari setiap pembangunan bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). SDM merupakan subyek dan sekaligus obyek pembangunan, mencakup seluruh siklus kehidupan manusia, sejak kandungan hingga akhir hayat. Oleh karena itu pembangunan kualitas manusia harus menjadi perhatian penting. Pada saat ini SDM di Desa Jati Emas  cukup baik dibandingkan pada masa-masa sebelumnya.

b.        Pendidikan

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistimatika pikir atau pola pikir individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju. Dibawah ini tabel yang menunjukan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Jati Emas.

Tabel : Jumlah Penduduk Bedasarkan Tingkat Pendidikan

Desa Jati Emas Tahun 2018

No

Keterangan

Dusun Pinang Emas

Dusun Jati Mulyo

Dusun Jati Luhur

Dusun Teladan

 

Jumlah

1

Tamat SD

25

16

37

28

 

2

Tamat SLTP

35

38

50

45

 

3

Tamat SLTA

26

23

46

25

 

4

S1.

8

2

4

4

 

5

D II/III

5

1

2

1

 

6

Tidak sekolah & Putus sekolah

-

-

-

-

 

10

PAUD

20

10

5

10

 

      Sumber Data : Prodeskel

a.              Kesehatan

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Jati Emas  antara lain dapat dilihat dari status kesehatan, serta pola penyakit. Status kesehatan masyarakat antara lain dapat dinilai melalui berbagai indikator kesehatan seperti meningkatnya usia harapan hidup, menurunnya angka kematian bayi, angka dan status anak gizi buruk.

Tahun

Baik

Kurang

Buruk

          2017

 

 

          2018

 

 

      Sumber Data : Pustu Desa Jati Emas

b.             Kehidupan Beragama

Penduduk Desa Kuap 100% memeluk agama Islam. Dalam kehidupan beragama kesadaran melaksanakan ibadah keagamaan khususnya agama Islam sangat berkembang dengan baik.

c.              Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Wanita dan anak merupakan hal yang penting dalam pelaksanaan pembangunan dan keberhasilan pembangunan Desa Jati Emas. Wanita dan anak dari komposisi penduduk Desa Jati Emas, Masih tertinggalnya peran perempuan dan kualitas hidup perempuan dan anak di berbagai bidang pembangunan antara lain ditandai belum optimalnya partisipasi kaum perempuan dan pemuda dalam pembangunan, hal itu terlihat dari prestasi pemuda dalam bidang seni budaya dan olah raga masih sangat rendah.

d.        Budaya

Pada bidang budaya ini masyarakat Desa Jati Emas menjaga dan menjunjung tinggi budaya dan adat istiadat  yang diwarisi oleh para leluhur, hal ini terbukti masi berlakunya tatanan budaya serta kearipan lokal pada setiap prosesi pernikahan, khitanan, panen raya serta prosesi cuci kampung jika salah seorang dari warga masyarakat melanggar ketentuan hukum adat. Lembaga yang paling berperan dalam melestarikan dan menjaga tatanan adat istiadat dan budaya lokal ini adalah Lembaga Adat Desa Jati Emas (LAD), lembaga ini masih tetap aktif, baik dalam kepengurusan maupun dalam melaksanakan tugas-tugasnya.  

F.     Keadaan Ekonomi

a.       Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Desa Jati Emas secara umum juga mengalami peningkatan, hal ini dinilai dari bertambahnya jumlah penduduk yang memiliki usaha atau  pekerjaan walaupun jenis pekerjaan tersebut pada umumnya belum dapat dipastikan bersumber dari hasil usaha yang dilakukan bisa juga diperoleh dari pinjaman modal usaha dari pemerintah maupun swasta.

Yang menarik perhatian penduduk Desa Jati Emas masih banyak yang tidak memiliki usaha atau mata pencaharian tetap, hal ini dapat di indikasikan bahwa masyarakat Desa Jati Emas belum terbebas dari kemiskinan.

Berikut ini tabel mata pencarian penduduk Desa Jati Emas  dari tahun 2012.

No

Mata Pencaharian

Jumlah (Orang)

Persentase dari jumlah penduduk

1

Petani

390

 

2

Pedagang

8

 

3

Peternak

 14

 

4

Serabutan

-

 

5

Perabot

-

 

6

PNS/TNI/POLRI

9

 

7

Ibu Rumah Tangga

315

 

8

Sopir / Angkutan

1

 

9

Swasta

-

 

10

Pegawai Non PNS

22

 

11

Bidan/ Perawat

-

 

12

Guru

21

 

13

Buruh

-

 

14

Nelayan

-

 

15

Pertambangan

-

 

16

Bengkel

5

 

17

belum bekerja

 

 

18

Tidak bekerja

-

 

Jumlah

 

 

 

 

a.        Kondisi Pemerintahan Desa

              i.      Pembagian wilayah desa

Desa Jati Emas terdiri dari IV Dusun dengan perincian sebagai berikut :

1.             Dusun  Teladan, terdiri dari 2 RT yaitu : RT. 01 dan RT. 02

2.             Dusun Jati Mulyo, terdiri dari 2 RT yaitu : RT. 03 dan RT. 04

3.             Dusun Jati Luhur, terdiri dari 2 RT yaitu : RT. 05 dan RT. 06

4.             Dusun  Pinang Emas, terdiri dari 3 RT yaitu : RT. 07,08 dan 09


 

 

    ii.     Struktur organisasi Pemerintahan Desa Jati Emas

 BPD

SYAIFUL AHMAD, S.Pd.I

 

KEPALA DESA

M U H O L I D

 


                      -------------------------------

                       

SEKRETARIS DESA

A. MIZAN BASARI, S.Hi

 


   PELAKSANA TEKNIS

KASI PEMERINTAHAN

THOHIRUDDIN, S.H

KASI PELAYANAN

TURIANA, S.Pd.I

KASI KESEJAHTERAAN

K. BADRIYAH, S.Hum

KAUR KEUANGAN

MAHDALENA, SE

KAUR PERENCANAAN

NUR JANAH, S.Pd.I

KAUR  TU & UMUM

ERIANTI A. SIONA

 

 


   

   PELAKSANA KEWILAYAHAN

KADUS JATI MULYO

MARIYONO

KADUS PINANG EMAS

M. ZAINAL ARIFIN

KETUA RT. 01

SALAHUDDIN

KETUA RT. 03

DASIO

KETUA RT. 07

FAHROZI

KETUA RT. 09

DEWIK SEFRIAN

KETUA RT. 04

SUMANTO

KETUA RT. 05

M. SYAIFUL ANTONI

KETUA RT. 02

TEGUH

KETUA RT. 08

RAHMAD

KETUA RT. 06

JEMANI

KADUS TELADAN

ENHOLIS

KADUS JATI LUHUR

M. HASYIM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB III

POLA UMUM PROGRAM KERJA KUKERTA

STAI AN NADWAH KUALA TUNGKAL

DI DESA JATI EMAS KECAMATAN BRAM ITAM

A.  LATAR BELAKANG MASALAH

       Program kerja KUKERTA di Desa Jati Emas   ini berdasarkan hasil observasi lapangan dengan diawali dengan pertemuan Pimpinan Desa dan selanjutnya berhubungan langsung dengan lingkungan dari tanggal 14Januari 2019 s.d 14Maret 2019. Dengan mengacu pada prioritas kebutuhan yang mendasar dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.Seperti kebersihan lingkungan, perbaikan Sarana dan Prasarana masyarakat(pendidikan dan tempat ibadah), pembuatan papan merek dan lain-lain.sebab ini sangat penting dan mendukung lajunya arus pembangunan. Selain itu juga mengusahakan dan membangun sarana lainnya yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat.

B.  POTENSI DAN MASALAH

1.    Potensi

Desa Jati Emas memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sumber daya manusia maupun sumber daya alam.Sampai saat ini potensi sumber daya belum benar-benar optimal diberdayakan.Hal ini terjadi dikarenakan belum teratasinya hambatan-hambatan yang ada. Berikut beberapa potensi dan hambatan yang ada :

a.    Sumber Daya Alam

1)  

18

Lahan pekarangan yang subur, belum dikelola secara maksimal

2)   Wilayah Desa  Jati Emas cukup potensial untuk mengembangkan berbagai tanaman sayuran dipekarangan rumah.

b.    Sumber Daya Manusia

1)      Jumlah penduduk yang tergolong usia produktif cukup tinggi, serta angkatan kerja yang bisa diandalkan.

2)      Besarnya sumber daya perempuan usia produktif sebagai tenaga produktif dapat mendorong potensi industri rumah tangga.

3)      Kemampuan bertani yang diturunkan orang tua kepada anak sejak dulu.

4)      Hubungan yang kondusif antara kepala desa, Lembaga Desa dan masyarakat.

5)      Adanya kelembagaan baik tingkat desa ataupun Dusun, misal : BPD, PKK Desa,Bumdes,Posyandu, Kelompok Tani, Dan Pemuda/i.

 

Desa Jati Emas memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sumber daya manusia maupun sumber daya alam.Sampai saat ini potensi sumber daya belum benar-benar optimal diberdayakan.Hal ini terjadi dikarenakan belum teratasinya hambatan-hambatan yang ada.

 

2.    Masalah

Masalah yang dihadapi sebagai berikut :

a.       Sebagian besar masyarakat desa Jati Emas masih memiliki tingkat SDM yang masih rendah, hal ini terbukti karena banyaknya pengangguran.

b.      Kurangnya partisipasi masyarakat dalam berbagai bidang kegiatan di desa, terutama pada bidang pembangunan. Hal ini terbukti sulitnya untuk mengumpulkan masyarakat pada saat musyawarah-musyawarah di balai desa atau di tingkat dusun.

c.       Lemahnya SDM dan kemampuan aparat desa dalam hal melaksanakan tugas dan fungsi sebagai aparat desa serta pelayanan kepada masyarakat.

d.      Pada saat ini lahan persawahan hanya mengandalkan air hujan.

e.       Sistem pengairan lahan pertanian belum ada, apabila musim penghujan menimbulkan ancaman kebanjiran, sedangkan pada musim kemarau sangat sulit mendapatkan air.

f.       Mayoritas warga masyarakat masih berpendidikan rendah, sehingga kurang mampu bersaing dalam memperoleh pekerjaan maupun membuka/menciptakan lapangan pekerjaan.

g.      Usaha makanan olahan belum mendapatkan perhatian yang cukup terutama soal pemodalan, desain/kemasan dan pemasaran.

h.      Masih terkendalanya peningkatan usaha dikarenakan kurangnya modal yang dimiliki.

 


 

C.  GARIS BESAR PROGRAAM KERJA KUKERTA

Untuk menjawab berbagai permasalahan yang timbul dan memang telah ada tersebur, maka program kerja KUKERTA yang akan dilaksanakan meliputi 5 bidang kegiatan antara lain :

1.    Pemerintahan

2.    Pendidikan dan Seni Budaya

3.    PKK

4.    Kebersihan dan Kesehatan

5.    Dakwah dan Majlis taklim

6.    Pemuda dan Olahraga

Keenam bidang kegiatan tersebut diatas dalam pelaksanaannya meliputi kegiatan :

a.    Pengajian dan Yasinan

b.    Mengajar di PAUD SD , MI Dan SMP

c.    Kegiatan Yasinan Setiap Malam Jum’at Pagi Jum’at dan sore jum’at.

d.   Pelaksanaan Peringatan Tablig Akbar.

e.    Pembelajaran Tilawah

f.     Pelatihan hadrah

g.    Pembelajaran pidato, tartil, dan adzan.

h.    Penyaluran Bantuan Al Qur’an

i.      Latihan upacara dan LKBB

j.      Pelatiihan Komputer

k.    Pelatihan Desain Gerafis

l.      Pelatihan Tari

m.  Silaturahmi ke masyarakat di Desa Jati Emas.

n.    Pelatihan Anyam Lidi

o.    Sosialisasi Pemilih Pemilu 2019

1.      Bidang Pembangunan Fisik Material (kegiatan fisik)

a.       Gotong royong  dimasjid Dan SD.

b.      Pembuatan papan merek Kadus Ketua RT, BPD,MI,Lokal SD

c.       Senam Bersama Aparat Desa dan Sekolah

d.      Perlombaan

e.       Gotong Royong  di Jalan Dusun Jati Mulyo,Dusun Jati Luhur,Dusun Pinang Mas

f.       Pembuatan Doa Iktikaf.

g.      Turnamen Volly Bal Cucerta Cap Open.

h.      Pengecetan Papan Keuangan Masjid.

i.         Membersihkan posko

D.  TUJUAN DAN TARGET KEGIATAN KUKERTA

1.    Tujuan

Terbinanya masyarakat desa yang utuh dan bersatu untuk mewujudkan keseimbangan antara pembangunan fisik material dan mental spiritual yang beriman, berilmu dan bertaqwa serta yang senantiasa berdasarkan kebenaran keadilan, kesejahteraan.

2.    Target

a.    Melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai agama dan budaya guna menunjang pembangunan di Desa Jati Emas

b.    Memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memahami dan menghayati serta mengamalkan ajaran agama guna terjaganya keharmonisan masyarakat untuk menunjang pembangunan desa.

c.    Terciptanya kader masyarakat yang bertaqwa, cakap dan terampil serta memiliki dedikasi dan pandangan yang luas untuk meneruskan astafet perjuangan bangsa dan agama mengisi pembangunan manusia seutuhnya yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.

 

E.  STRUKTURAL PELAKSANAAN PROGRAM KERJA NYATA

Seluruh Program Kerja ini dilaksanakan oleh semua peserta KUKERTA yang berjumlah 16 ( Enam Belas) orang mahasiswa STAI An-Nadwah Kuala tungkal di desa Jati Emas Kecamatan Bram Itam dalam satu kelompok, adapun struktur kelompok tersebut sebagai berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR NAMA-NAMA MAHASISWA KUKERTA ANGKATAN XXIII STAI AN-NADWAH KUALA TUNGKAL POSKO VIII

DESA JATI EMAS KECAMATAN BERAM ITAM

KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

TAHUN AKADEMIK 2018/2019

NO

NAMA MAHASISWA/I

JURUSAN

JABATAN

KET

1

NAJMUL HAYAT

ESY

KETUA

 

2

SAMSUDIN

ESY

WAKIL KETUA

 

3

PAKHRUDDIN

ESY

SEKRETARIS

 

4

NENI FITRIYANA

PAI

BENDAHARA

 

5

SITI SEJARAH

PAI

PENDIDIKAN

 

6

MARIA ULFA

PAI

PENDIDIKAN

 

7

NURLAILI AJIPA

PAI

PENDIDIKAN

 

8

MEGAWATI

PAI

PENDIDIKAN

 

9

ABD. KHAIR

ESY

SOSIAL SENI BUDAYA

 

10

NUR AISAH

ESY

SOSIAL SENI BUDAYA

 

11

FEBRI LESTARI

ESY

SOSIAL SENI BUDAYA

 

12

SUDIRMAN

HTN

PEMUDA OLAHRAGA

 

13

ELVIANA SHOLEHA

PAI

PEMUDA OLAHRAGA

 

14

ZALEHA

PAI

PEMUDA OLAHRAGA

 

15

MASROBI HAFID

KPI

HUMAS DOKUMENTASI

 

16

UCI ULANDARI

ESY

HUMAS DOKUMENTASI

 

 


 

F.   PIHAK YANG DIAJAK KERJA SAMA

Dalam pelaksanaan program kerja ini dilakukan dengan kerja sama atau mengikut sertakan lembaga kemasyarakatan yang ada di Desa Jati Emas antara lain sebagai berikut:

1.    Bapak Camat Beram Itam

2.    Bapak Kepala Desa Jati Emas beserta perangkat desa yang terlibat.

3.    Bapak Ketua BPD Beserta Anggotanya

4.    Semua Kepala Dusun dan RT  Desa Jati Emas.

5.    Kepala Sekolah SD, Mi, dan SMP Desa Jati Emas

6.    Alim Ulama, Tua Tengganai dan tokoh Masyarakat

7.    Ibu-ibu PKK

8.    Karang Taruna Merah Putih Jati Emas Pemuda dan Pemudi

9.    Warga desa di setiap Dusun dan RT Desa Jati Emas

10.     Lembaga Masyarakat yang di anggap perlu

G. ANGGARAN BELANJA / SUMBER DANA

1.    Anggaran

Anggaran belanja disesuaikan dengan keadaan dana, bentuk kegiatan dan kebutuhan yang diperlukan.

2.    Sumber Dana

Sumber dana kelompok VIII Desa Jati Emas berasal dari sumbangan peserta KUKERTA dan bantuan dari  kampus STAI An- Nadwah Kuala Tungkal dan Donatur lainya yang sifatnya tidak mengikat.


 

BAB IV

PROGRAM KERJA DAN PELAKSANAAN

A.  TAHAP PENDAHULUAN

Pada dasarnya program kerja KUKERTA STAI An-Nadwah Kuala Tungkal di Desa Jati Emas Kecamatan Bram Itam dapat dibagi dalam dua bidang, yaitu :

1.    Bidang Pembinaan Mental Spiritual ( Non Fisik)

2.    Bidang Pembangunan Fisik ( Fisik)

Bidang pembinaan mental Spiritual meliputi segala kegiatan dan aktivitas kehidupan keagamaan yang berorientasi pada masalah-masalah agama seperti  pelatihan hadrah, pembelajaran pidato, hadrah, dan azan, pembelajaran habsyi, pendidikan dan pengajaran di Sekolah, pengajian di Masjid dan Lain sebagainya. Serta melakukan sosialisasi Kepemiluan.

Bidang pembangunan fisik meliputi segala bentuk kegiatan pembangunan di segala sector, antara lain: pembangunan Desa, Pendidikan, kesehatan, Olahraga, Gotong Royong, dan Pembinaan kemasyarakatan lainnya.

Dari dua bidang di atas, sebelum dilaksanakan terlebih dahulu di adakan berbagai upaya penjajakan dengan mengadakan koordinasi dengan pmpinan Desa dan komponen masyarakat Desa Jati Emas. Untuk mencari input dan memecahkan permasalahan agar program kerja Kukerta dapat terlaksana secara maksimal serta dikerjakan bersama-sama dengan masyarakat khususnya Desa Jati Emas.

26


 


B.  PELAKSANAAN PROGRAM KUKERTA

Tujuan pembangunan jangka panjang Negara Republik Indonesia, yang ditujukan dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang pada akhirnya mencapai masyarakat Indonesia yang adil dan makmur, sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Bentuk tolak dari cita-cita bangsa yang luhur inilah, maka pembangunan disegala bidang makin dipacu supaya terjadi keseimbangan yang merata antara pembangunan fisik dan non fisik demi memelihara harkat dan martabat bangsa.

Program kerja KUKERTA di Desa Jati Emas yang telah dilaksanakan dengan baik, dapat kami susun dengan memaparkan dan merealisasikannya sebagai beikut:

2.    Bidang Pembinaan Mental Spiritual (Non Fisik) dengan memprogramkan kegiatan terpadu dan terencana.

p.    Pengajian dan Yasinan

q.    Mengajar di PAUD SD , MI Dan SMP

r.     Kegiatan Yasinan Setiap Malam Jum’at Pagi Jum’at dan sore jum’at.

s.     Pelaksanaan Peringatan Tablig Akbar.

t.     Pembelajaran Tilawah

u.    Pelatihan hadrah

v.    Pembelajaran pidato, tartil, dan adzan.

w.  Penyaluran Bantuan Al Qur’an

x.    Latihan upacara dan LKBB

y.    Pelatiihan Komputer

z.    Pelatihan Desain Gerafis

aa. Pelatihan Tari

bb.                   Silaturahmi ke masyarakat di Desa Jati Emas.

cc. Pelatihan Anyam Lidi

dd.                  Sosialisasi Pemilih Pemilu 2019

3.      Bidang Pembangunan Fisik Material (kegiatan fisik)

j.        Gotong royong  dimasjid Dan SD.

k.      Pembuatan papan merek Kadus Ketua RT, BPD,MI,Lokal SD

l.        Senam Bersama Aparat Desa dan Sekolah

m.    Perlombaan

n.      Gotong Royong  di Jalan Dusun Jati Mulyo,Dusun Jati Luhur,Dusun Pinang Mas

o.      Pembuatan Doa Iktikaf.

p.      Turnamen Volly Bal Cucerta Cap Open.

q.      Pengecetan Papan Keuangan Masjid.

r.         Membersihkan posko

C.  WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Program kerja ini dilaksanakan sesuai dengan masa KUKERTA yang ditetapkan dari STAI An-Nadwah Kuala Tungkal sejak diturunkan dilokasi pada semula dari tanggal 14 Januari 2019 s/d 13Maret 2019.Tempat pelaksanaan KUKERTA STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Angkatan XXII Tahun Akademik 2018/2019 bertempat di Desa Jati Emas Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

BAB V

PENUTUP

A.  KESIMPULAN

Untuk mengakhiri KUKERTA ini dapat kami ambil gambaran umum sebagai solusi untuk lebih memudahkan dalam pengambilan pengertian yang singkat dan dapat dipahami secara mudah, lurus dan menyentuh, maka disimpulkan sebagai berikut :

1.    Adanya tatanan pemerintah desa yang baik, memudahkan hubungan kerja dengan aparatnya menempahkan administrasi pengadilan yang jelas dan terarah.

2.    Adanya hubungan kerja yang baik dengan tokoh-tokoh masyarakat dan pemuka masyarakat dengan aparat pemerintah desanya, menunjukkan keinginan masyarakat untuk membangun desanya sangat tinggi.

3.    Pembinaan dan perhatian masyarakat dengan pendidikan dan pembangunan cukup besar serta terhadap perkembangan generasi muda dan remaja telah terkoordinasi dan terarah. Terbukti dengan adanya persatuan olahraga, karang taruna, kelompok tani, dan lain-lain.

B.  SARAN-SARAN

29

Beberapa pengalaman dan temuan selama melaksanakan KUKERTA di Desa Jati Emas Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, peserta Kukerta dapat mempelajari suatu permasalahan sosial kehidupan masyarakat dengan segala macam ragamnya dalam melaksanakan dan mengisi pembangunan, sehingga dapat mengambil kesimpulan dan memberikan saran-saran atau pendapat yang dapat menjadi pertimbangan dalam mengembangkan pembangunan secara merata di Desa Jati Emas  sebagai berikut :

1.      Perlunya pengarahan dan bimbingan lebih lanjut dan mendalam tentang pengetahuan agama, sehingga agama bisa berfungsi sepenuhnya sebagai barometer dan landasan untuk membuat dalam mengisi dan melaksanakan pembangunan masyarakat desa yang maju dan merata.

2.      Pendidikan sebagai dasar kemajuan bangsa segera digalakkan dan dilaksanakan dengan dimulai sejak dini, serta adanya penyuluhan terhadap masyarakat agar memahami arah pembangunan yang akan dituju.

3.      Perlunya penyediaan sarana dan prasarana untuk memberikan wadah sebagai salah satu pengarahan dan pembinaan bagi generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan dan saran lainnya sebagai penunjang pembangunan perekonomian masyarakat.

4.      Karena potensi desa lebih besar terarah pada sector perkebunan, persawahan dan pertanian, agar kelompok-kelompok yang sudah ada dapat di aktifkan kembali peranannya dan harus menampakkan keberhasilan baik intensifikasi maupun exstensifikasi.

 

 

 

 

 

C.  KATA PENUTUP

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, kegiatan KUKERTA Angkatan XXII yang kami emban dan laksanakan sebagai Mahasiswa STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Tahun Akademik 2018/2019 dapat kami ikuti dan diselesaikan sebagaimana ketentuan KUKERTA yang ada. Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan program KUKERTA ini.

Dengan mencurahkan segenap kemampuan yang ada, kami pun menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih  jauh dari sempurna, namun dengan penuh harapan semoga saja ada manfaatnya bagi kita semua. Demikian laporan ini disampaikan untuk dapat dimaklumi.