Sunday, February 7, 2021

PSIKOLOGI UMUM METODE PENELITIAN PSIKOLOGI

                                                                     MAKALAH

 

“METODE PENELITIAN PSIKOLOGI”

Untuk memenuhi tugas mata kuliah:

“PSIKOLOGI UMUM”

Dosen Pengampu : Dr. Muslimah, M.Pd.I

  

JURUSAN: PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 

Disusun oleh:

                                                               KELOMPOK III

                                                                      1.  HAPIDAH

                                                                     2.  NOVRIYADI

          3.  SAMSUL MU’ARIF

 

 

YAYASAN PENDIDIKAN DAN AMAL SOSIAL AN-NADWAH

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AN-NADWAH KUALA TUNGKAL

TAHUN AKADEMIK 2019



KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Metode Penelitian Psikologi” dalam mata kuliah “psikologi umum”.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini. Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini. Akhir kata kami berharap semoga makalah  ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

 

 

 

Kuala Tungkal,   September 2019

 

                                                                 Penyusun

 

DAFTAR ISI

 

 

Halaman Judul                                                                                      i

Kata pengantar                                                                                     ii

Daftar isi                                                                                                           iii

BAB I PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang                                                                               1

B.     Rumusan masalah                                                                           1

C.     Tujuan                                                                                            1

BAB II PEMBAHASAN

A.     Pengertian metode penelitian psikologi                                             2

B.     Macam-macam metode penelitian psikologi                         3

C.     Jenis penelitian berdasarkan tempat dan pendekatan                        4

D.     Metode ilmiah dan penelitian dalam psikologi                                   6

BAB III PENUTUP                                            

A.     Kesimpulan                                                                                    10

B.     Saran                                                                                             10

                        

Daftar pustaka          

 


BAB I

PENAHULUAN

A.     Latar Belakang

Perkembangan.dan.pengembangan.ilmu.pengetahuan dimasyaratkan mengharuskan adanya penelitian.Tanpa sebuah penelitian, ilmu pengetahuan tidak akan hidup dan akan diragukan kebenarannya. Sehingga sebuah penelitian akan menjadi tolok ukur seberapa besar kegunaan penelitian dan peran penelitian dalam pengembangan ilmu.

Kegiatan penelitian merupakan upaya untuk merumuskan masalah, mengajukan pertanyaan- pertanyaan, dan mencoba menjawab pertanyaan- pertanyaan tersebut. Untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan cara menemukan fakta- fakta dan memberikan penafsiran yang benar. Tetapi  penelitian akan menjadi lebih dinamis apabila dilakukan secara terus menerus yang bertujuan untuk memperbaharui kesimpulan yang telah ditemukan. Tanpa adanya penelitian itu ilmu pengetahuan akan berhenti dan menjadi tidak valid, bahkan akan surut kebelakang.

Selain itu peneilitian yang baik sebaiknya tidak dilakukan dengan cara yang asal-asalan. Namun harus memenuhi aturan yang sudah ditentukan yakni dengan menyertakan metode-metode yang sesuai dengan objek yang akan diteliti sehingga akan menghasilkan data-data yang sesuai pula.

B.       Rumusan Masalah 

1.      Apa Pengertian Metode Penelitian Psikologi?

2.      Sebutkan Macam-Macam Metode Penelitian Psikologi?

3.      Apa itu Metode ilmiah dan penelitian?

 

C.       Tujuan

1.      Untuk Mendeskripsikan Tentang Metode Penelitian.

2.      Untuk Mendeskripsikan Apa Saja Macam-Macam Metode Penelitian.

3.      Untuk Mendeskripsikan Tentang Metode ilmiah dan penelitian.


BAB II

PEMBAHASAN

A.       Pengertian Metode Penelitian Psikologi

     Metode (method), secara harfiah berarti cara. Selain itu metode atau metodik berasal dari bahasa Greeka, Metha, (melalui atau melewati), dan hodos (jalan atau cara), jadi metode bisa berarti jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai tujuan tertentu. Atau disebut juga ilmu tenteng jalan yang dilalui untuk mengajar kepada anak didik supaya dapat tercapai tujuan belajar dan mengajar.

Metode penelitian psikologi adalah suatu cabang ilmu yang membahas tentang cara atau metode yang digunkan dalam kegiatan penelitian di bidang psikologi gunanya untuk mencari hasil dari hepotesis yang dibuat supaya memudahkan seorang peneliti dalam meneliti aspek kajiannya. Supaya mereka dapat mengetahui unsur-unsur yang akan di teliti.

 Hipotesis adalah pernyataan sementara saat penelitian. Metode penelitian disebut juga sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang harus dilakukan oleh pelaku suatu disiplin ilmu. Ini juga merupakan analisis teoritis mengenai suatu cara atau metode . Penelitian dapat difahami dengan mempelajari berbagai aspek yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian. Setiap orang mempunyai perbedaan, diantaranya dipengaruhi oleh tujuan dan profesi masing-masing. Secara umum pengertian penelitian adalah suatu proses penyelidikan secara aktif, tekun, dan sistematis, dimana tujuan tersebut untuk menemukan menginterprestasikan, dan merevisi fakta-fakta.[1]

Dari uraian di atas dapat disimpulkan metode adalah jalan atau   cara yang harus dilalui untuk mencapai tujuan tertentu. dan Metode penelitian adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang harus dilakukan oleh pelaku suatu disiplin ilmu yang bisa memecahkan suatu persoalan dengan menggunakan intelegensi dan logika yang mendasar.

 

B...Macam-Macam Metode Penelitian Psikologi

Para.ahli.berbeda.pendapat.dalam.mengklasifikasikan.metode penelitian.Di sini metode penelitian dikategorikan dalam lima macam yaitu:

1.    Metode Penelitian Historis

Metode historis berhubungan dengan sejarah.Sejarah adalah studi tentang masalalu dengan menggunakan kerangka paparan dan penjelasan.Seperti ilmu-ilmu sosial yang lain, sejarah merupakan studi empiris yang menggunakan berbagai  tahap generalisasi untuk memaparkan, menafsirkan, dan menjelaskan data. Dengan metode historis, seorang ilmuan mencoba menjawab masalah-masalah yang dihadapinya.

a.       Langkah-langkah metode penelitian historis:

Sebagaimana penelitian pada umumnya penelitian historis dimulai dengan masalah, penetapan tujuan penelitian, pengumpulan data, evaluasi data, dan pelaporan hasil penelitian.   

2.    Metode Deskriptif

            Penelitian deskriptif seperti telah diuraikan di muka hanyalah memaparkan situasi atau peristiwa.Penelitian ini tidak mencari atau menjelaskan hubungan,tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi.Beberapa penulis memperluas penelitian deskriptif  kepada segala penelitian selain penelitian historis dan eksperimental.Mereka menyebut metode “melulu” deskriptif sebagai penelitian survey atau observasional. Metode deskriptif diartikan melukiskan variable demi variabel ,satu demi satu.

3.    Metode Korelasional

 Metode koresional sebenarnya kelanjutan dari metode deskriptif. Dengan metode.deskriptif.kita.menghimpun.data,menyusunnya.secara,

sistematis,faktual,dan cermat.Metode deskriptif tidak menjelaskan hubungan diantara variabel tidak menguji hepotesis atau melakukan prediksi.[2]

4.    Metode Analisis Karya

Merupakan suatu metode penelitian dengan mengadakan analisis dari hasil karya. Misalnya,tentang gambar-gambar,karangan-karangan yang telah dibuat,karya-karya ini merupakan pencetus dari keadaan jiwa seseorang. Dalam hal ini termasuk juga dalam buku harian seseorang.

5.    Metode Klinis

Metode ini timbul dalam lapangan klinik untuk mempelajari keadaan orang-orang yang jiwanya terganggu (abnormal).  Kelemahan metode ini seakan-akan memberikan kesan bahwa subjeknya orang-orang yang jiwanya tidak normal, hingga hasil yang dicapai kurang menggambarkan keadaan jiwa pada umumnya.[3]

Dari uraian di atas dapat disimpulkan metode penelitian dikategorikan dalam lima macam yaitu Metode Penelitian Historis, Metode Deskriptif, Metode Korelasional, Metode Analisis Karya, dan Metode Klinis.

C.  Jenis penelitian Berdasarkan Tempat dan Pendekatan

A. Berdasarkan Tempatnya

 1)  Fleld Research yaitu penelitian yang dilakukan langsung di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi kasus, dan survei.

2) Library Research yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan literature/kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis catatan historis dan dukumen.

3)  Laboratory Research yaitu penelitian yang dilakukan di tempat tertentu seperti laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kelompok kecil secara random (acak), analisis prilaku, serta bermain dan analisis peran.

B.  Berdasarkan Pendekatannya

1)  penelitian kuantitatif

a. Eksperimen merupakan penelitian yang digunakan untuk menemukan                                            hubungan baru atau hasil tertentu melelui serangkaian tindakan percobaan.

b. penelitian survei adalah sebuah jejak pendapat yang dilakukan peneliti dengan mengumpulkan fakta-fakta atau menentukan hubungan antara berbagai fakta.

c. penelitian perbandingan kausal atau sering di sebut penelitian after the fact. Penelitian ini mempunyai memiliki keunggulan berupa setting yang realities tanpa manipulasi dan tidak memerlukan sample yang sangat besar.

2)  Penelitian kualitatif

a. Fenomenologi, merupakan penelitian yang menjelaskan berupa suatu fenomna alam yang terjadi berdasarkan pemahaman atau hasil pemikiran.

b. Deskriptif, penelitian yang berupaya memberikan gambaran secara lengkap mengenai permasalahannya.

c. Studi kasus, merupakan penelitian yang digunakan untuk mempelajari unit sosisal seperti orang kelompok, lembaga, dll.

d. Penelitian historis bertujuan menjelaskan kembali peristiwa yang pernah terjadi di masa lampau.

e. Etnografi, diartikan sebagai studi rinci kehidupan ataupun kegiatan , penelitian ini sering digunakan untuk mendiskripsikan kebudayaan atau kehidupan masyarakat.

f. Teori dasar merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan prosedur sistematis guna mengembangkan teori secara cermat sehingga memenuhi kereteria metode ilmiah.

g. Studi dokumen merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara melakukan analisis atau interpretasi mengenai catatan naskah di buku teks, surat kabar, artikel ilmiah, dll.[4]

D.  Metode Ilmiah dan Penelitian Dalam Psikologi

Metode ilmiah adalah upaya memecahkan masalah melalui berfikir rasional dan berfikir empiris. Berfikir rasional arti-Nya berfikir atas dasar Penalaran agar kebenarannya dapat diterima oleh akal sehat.Oleh sebab itu, kebenaran dalam berfikir empiris harus ditunjukan oleh bukti-bukti yang dapat dipercaya.

Suatu pernyataan dikatakan ilmiah bila pernyataan tersebut dapat diterima oleh akal sehat ( Logis atau rasional ) dan dapat dibuktikan atau ditunjukan oleh fakta-fakta secara nyata atau fakta empiris. Contoh pernyataan yang logis atau dapat di terima oleh akal sehat :

“Apabila setiap hubungan sosial dapat membentuk kemandirian seseorang, metode diskusi dikalangan para mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah yang di hadapinya” merupakan akibat dari pernyataan pertama, yaitu “Hubungan sosial dapat membentuk kemandirian.”

 

            Hubungan kedua pernyataan tersebut, ikatakan logis dan rasional sebab dalam metode diskusi tersirat adanya nilai hubungan sosial, Sedangkan kemampuan memecahkan masalah yang di hadapinya termasuk salah satu dari sifat kemandirian. Pernyataan “Metode diskusi dikalangan para mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan memcahkan masalah yang dihadapinya”Terbukti kebenarannya karena dasar pernyataan sebelumnya, yaitu “Setiaphubungan sosial dapat membentuk kemandirian seorang” sudah dianggap benar.

 Namun bila pernyataan sebelumnya belum pastikebenarannya, pernyataan yang ditarik berdasarkan pada pernyataan tersebut masih diragukan. Oleh sebab itu, dalam berfikir rasional diperlukan adanya suatu pernyataan umum atau premis yang telah diterima kebenarannya sebagai dasar dalam membuat pernyataan-pernyataan selanjutnya. Dinisilah pentingnya tiori sebagailandasan dalam menyusun atau mengembangkan pernyataan-pernyataan yang lebih khusus.

Berikut ini adalah contoh pernyataan empiris:

“Kenaikanharga bahan bakar minyak (BBM) selalu di ikuti naiknya biaya transportasi.” Pernyataan tersebut sebenarnya cukup logis atau bisa diterima akal sehat. Namun, Setelah  harga BBM dinaikan,Sedangkan biaya transportasi belum naik, Kebenaran dari pernyataan tersebut belum terbukti secara empiris. Kebenaran secara empiris dapat diterima bila biaya transportasi telah dinaikan. Dengan kata lain, berfikir empiris memerlukan bukti-bukti dalam bentuk data dan atau fakta yang dapat dipercaya.

 

            Metode ilmiah pada dasarnya menggabungkan berfikir rasional engan berfikir empiris, artinya pernyataan yang dirumuskan disatu pihak dapat diterima oleh akal sehat dan dipihak lain dapat dibuktikan melalui data dan fakta secara empiris.

Pada hakikatnya penelitian adalah perwujudan atau oprasionalisasi dari metode ilmiah, yakni usaha atau kegiatan memecahkan masalah berdasarkan langkah-langkah berfikir ilmiah, yaitu:

1.      Merumuskan masalah

2.      Mengajukan hipotesis atau jawaban sementara terhadapmasalah

3.      Mengumpulkan data dan informasi untuk menjawab masalah

4.      Menguji hipotesis berdasarkan data yang telah diperoleh

5.      Menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengujian hipotesis

 

Langkah 1 dan 2 adalah fase berfikir rasional, sedangkanlangkah 3 dan 4 adalah fase berfikir empiris. Sebagai gambaran ke 5 langkahdi atas,perhatikan contoh sederhana berikut ini:

1.      Merumuskan masalalah

Diajukan pernyataan sebagai berikut:

Apakah tingkat pendidikan seseorang dapat meningkatkan produktivitas kerjanya?

Pernyataan tersebut diajukan untuk melihat pengaruh tingkat pendidikan terhadap produktivitas kerja.

2.      Mengajukan hipotesis

Jawaban sementara atau hipotesis terhadap pertanyaan di atas adalah:

Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, makin tinggi produktivitas kerja yang di capainya.Dasar yang digunakan dalammenentukan atau menetapkan hipotesis tersebut adalah berfikir rasional, artinya berdasarkan nalar bahwa tingginya pendidikan akan menentukan wawasan,kemampuan, dan keterampilan dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaannya.Wawasan,kemampuandan keterampilan tersebut pada gilirannya akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja yang dicapainya.

3.      Mengumpulkan data dan informasi

Untuk menjawab permasalahan dan atau mengujikebenaran hipotesis di atas, di perlukan data imperis dari sejumlah karyawan yang berbeda tingkat pendidikannya.lakukan pengamatan dan pencatatan terhadapkehadiran,disiplin kerja,prestasi dan hasil hasil pekerjaan karyawan yang berbeda tingkat pendidikannya, misalnya lulusan SMTA, diploma, dan sarjana pada bidang tugas yang sejenis.

4.      Menguji hipotesis  

Bandingkan data hasil Pengamatan dan pencatatan di atas, dari ketiga katagori tingkat pendidikan tersebut.Kemudian lakukan analisis dan tentukan tingkat pendidikan yang menunjukan prestasi lebih tinggi diantara ketiga katagori tingkat pendidikan tersebut.

5.      Menarik kesimpulan

Seandainya prestasi yang ditunjukan oleh lulusan sarjana lebih baik dari pada lulusan SMTA, cukup beralasan untuk menerima hipotesis yang telah dirumuskan pada langkah kedua di atas, artinya terdapat bukti-bukti secara empirisuntukmenerima hipotesis.[5]

 Dari uraian di atas dapat disimpulkan Tingkat pendidikan seseorang dapat menentukan prestasi dan produktivitas kerja yang dicapainya. Namun, bila hasil pengamatan dan pencatatan tentang kehadiran, disiplin kerja dn prestasihasil yang ditunjukan oleh ketiga katagori tingkat pendidikan tidak terdapat perbedaan, tidak ada alasan untukmenerima hipotesis,artinya tidakada data dan fakta imperis yang mendukung kebenaran hipotesis. Dengan kata lain, hipotesis penelitian ditolak . Oleh karena itu, dapat di simpulkan bahwa produktivitas kerja seseorang tidak bergantung pada tingkat pendidikan.

Dalam metode penelitian terhadap individu, individu tsb mempunyai karakteristik masing-masing maka seorang peneliti harus bisa lebih hipotetis dalam meneliti indivudualisme.[6]

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A.       Kesimpulan

1.      Metode Penelitian Psikologi, adalah suatu cabang ilmu yang membahas tentang  cara atau metode yang digunkan dalam kegiatan penelitian di bidang psikologi gunanya untuk mencari hasil dari hepotesis yang dibuat.

2.      Macam-macam Metode Penelitian Psikologi

-         Metode Penelitian Historis.

-         Metode Deskriptif.

-         Metode Korelasional.

-         Metode Analisis Karya.

-         Metode Klinis

3Penelitian Berdasarkan Tempat dan Pendekatan

     -     Tempat  : fleld research, library research, laboratory research.

     -     Pendekatan: penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif

4. Metode Ilmiah dan penelitian, adalah upaya memecahkan masalah melalui berfikir rasional dan berfikir empiris.

 

B. Saran

Dalam membuat Makalah ini mungkin masih terdapat kesalahan – kesalahan, sehingga kami mengaharapkan kritik dari pembaca agar makalah yang kami buat ini menjadi lebih baik dan lebih sempurna.

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Awal Kusumah. Proposal Penelitian  (Bandung: PT. Sinar Baru Algensindo.      2000).

Bimo Walgito. Psikologi Umum. (Yogyakarta: CV.Andi Offeset. 2004).

Jalaluddin Rakhmat. Metode Penelitian Komonikasi.  (Bandung: PT.Remaja Rosdakarya. 2005).

Laura King. Psikologi umum.  (Jakarta: CV. Selemba Humaika. 2010).

Prof. Mohammad Ali. dan Prof. Mohammad Asrori. Psikologi Remaja. (Jakarta: PT. Bumi Aksara. 2004).

Soerjono Soekanto. Metode Penelitian Sosiologi. (Jakarta: PT. Karya Cipta Nusantara. 2004).



[1] Laura King, Psikologi umum  (Jakarta: CV. Selemba Humaika, 2010), Hlm.5

[2] Jalaluddin Rakhmat, Metode Penelitian Komonikasi  (Bandung: PT.Remaja Rosdakarya,2005),   

  Hlm.21

[3] Bimo Walgito, Psikologi Umum, (Yogyakarta: CV.Andi Offeset,2004), Hlm.35

[4] Soerjuno Soekanto, Metode Penelitian  Sosiologi, (Jakarta : PT. Karya Cipta Nusantara,    2004), Hlm. 135-137.

[5] Awal Kusumah, Proposal Penelitian (Bandung: PT. Sinar Baru Algensindo, 2000), Hlm. 1-3.

 

[6] Mohammad Ali, dan Mohammad Asrori, Psikologi Remaja, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2004), Hlm. 4.


MAKALAH PSIKOLOGI

METODE PENELITAN PSIKOLOGI

No comments:

Post a Comment